Jumat, 11 Januari 2013

Anda Mengantuk? Silahkan Berdiri


Saat ini mungkin itulah yang terlintas di benak saya saat melihat siswa tertidur. Teguran agar siswa mencuci muka dan lain sebagainya seakan tidak mempan mengatasi kantuk siswa di ruang kelas. Berdiri disini pada dasarnya bukanlah hukuman akan tetapi setelah saya melakukan riset dengan membaca berbagai sumber ternyata berdiri mengakibatkan titik saraf di telapak kaki tertekan sehingga dapat mengurangi kantuk.
Seperti pada artikel yang saya baca dari kompasiana.com Sebenarnya cuma berdiri doang, dan menyadari bahwa kita tengah berdiri, sekarang ini, di tempat ini. Kira-kira seperti inilah tafsir dari dari makna jurus wu ji zhuang yang tersohor itu. Gampang, kan! Cuma supaya tidak salah penegertian ada baiknya saya gambarkan bagaimana cara melakukannya dengan benar sesuai yang dimaksud dalam ilmu tai chi. Mari kita lakukan bersama-sama! Berdiri dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan menggantung secara alami di kedua sisi. Kendurkan otot-otot dada anda. Tahanlah sedikit rahang bawah anda. Pandanglah sejajar ke depan. Mulut anda sebaiknya sedikit terbuka, seolah terseyum. Tutuplah mata dengan pelan, bersihkan pikiran dari masalah, dan bersikaplah rileks.
Tubuh dalam kondisi rileks. Biarkan pikiran bebas, jangan diarahkan dan juga jangan diikuti. Anda hanya merasa, merasakan apa yang terasa pada tubuh anda. Fokuskan perhatian pada kedua telapak kaki dan rasakan. Bila pikiran mengajak anda berkelana kesana-kemari, kembalikan lagi perhatian pada telapak kaki. Bernapaslah secara wajar dan alami. Hirup dan hembuskan. Jangan ditahan. Satukan tubuh dan rasa (pikiran). Sampai anda merasa tenang, kaki menancap kokoh ke bumi seakan-akan mempunyai akar. Berat tubuh bertumpu secara merata pada kedua kaki. Biarkan telinga anda mendengar. Hanya mendengar. Sampai anda merasakan keheningan dan ketenangan yang sungguh-sungguh. Tetaplah dalam posisi ini antara 5-10 menit.
Menurut penelitian, sejak usia 25 tahun, kita sudah mengidap sarcopenia atau kehancuran massa otot. Secara rata-rata, kita kehilangan seperlima dari setiap 450 gram otot setiap tahun. Masalah utamanya adalah melemahnya otot-otot perut yang disebabkan oleh kondisi duduk membungkuk selama bertahun-tahun , yang menyebabkan tekanan yang tidak seimbang pada tulang belakang bagian bawah. Demikian menurut Carolyn Hewison, manajer fisioterapi untuk rumah sakit dari grup Nuffield. Untuk menghindari postur tubuh yang buruk, cobalah untuk berdiri tegak beberapa
kali dalam sehari. Caranya dengan berdiri menempel di dinding, termasuk pundak, pinggang, dan kepala, untuk mendorong postur yang lebih baik. "Cobalah menjaga posisi tersebut saat Anda berjalan. Semakin sering Anda melakukannya, semakin terbiasa otot-otot perut dan punggung Anda dalam memberikan dukungan yang diperlukan (untuk menyangga tubuh).
Manfaat berdiri itulah yang saya terapkan sabagai sanksi saat siswa mengantuk jadi pada dasarnya bukan merupakan hukuman bagi siswa. Siswa yang berdiri tegak saya wajibkan untuk tetap memfokuskan pandangan dan pendengarannya pada pelajaran yang saya berikan dan ternyata tingkat pemahaman siswa yang berdiri bisa lebih baik karena dengan ia berdiri maka bisa lebih fokus dalam menerima pelajarannya dibandingkan saat ia duduk dan mengantuk. Jadi buat para siswa yang mengantuk mulai sekarang cobalah melakukan terapi berdiri untuk menghilangkan rasa kantuk dan juga dapat menyehatkan tubuh dibandingkan dengan mencuci muka yang hanya sebentar manfaatnya. Nah sekarang anda sudah mengertahui manfaat berdiri juga bisa meningkatkan semangat dan fokus guru dalam mengajar siswa akan lebih memperhatikan guru yang berdiri dibandingkan dengan guru yang mengajar hanya dengan cara duduk. Jadi sekarang jika ANDA MENGANTUK????? SILAHKAN BERDIRI.

Kurikulum 2013 Tidak Menghapus Mata Pelajaran

Ada kekhawatiran pada masyarakat jika Kurikulum 2013 diterapkan akan ada penghapusan beberapa mata pelajaran. Kekhawatiran ini dijawab Mendikbud Mohammad Nuh, bahwa tidak ada penghapusan mata pelajaran, yang ada hanya pengintegrasian mata pelajaran.
Mata pelajaran IPA dan IPS di sekolah dasar (SD) diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran. Pengintegrasian ini dilakukan karena penting, serta menyesuaikan zaman yang terus mengalami perkembangan pesat.
Hadirnya kurikulum baru bukan berarti kurikulum lama tidak bagus. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan. Pergeseran paradigma belajar abad 21 dan kerangka kompetensi abad 21 menjadi pijakan di dalam pengembangan kurikulum 2013.
iklan3-gbr1
iklan3-gbr2
Gambar 1 dan gambar 2 menunjukkan kerangka komptensi abad 21 yang menjadi dasar di dalam pengembangan kurikulum 2013.
iklan3-gbr3
iklan3-gbr4
iklan3-gbr5
Ada empat standar dalam kurikulum yang mengalami perubahan, meliputi standar kompetensi lulusan, proses, isi, dan standar penilaian. Terhadap perubahan itulah maka rumusan standar kelulusan (SKL) pun berubah. Gambar 3 menunjukkan ruang lingkup SKL. Sedang gambar 4 dan gambar 5 berturut-turut tentang SKL Rinci dan SKL Ringkas. Sumber : Depdiknas